Social Icons

Pages

Kamis, 11 Oktober 2018

Jangan Sampai Salah, Ini 4 Jenis Tes Bahasa Inggris

Untuk mendapatkan pengakuan dari khalayak ramai, setiap kemampuan haruslah melalui proses pengujian dan mendapatkan sertifikat resmi. Sama halnya seperti kemampuan berbahasa Inggris. Sertifikat hasil belajar bahasa Inggris sendiri biasanya penting untuk dunia pekerjaan, dan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Sebelum mengambil tes bahasa Inggris, kenali dulu 4 jenis tes bahasa Inggris di Indonesia berikut ini.


TOEFL
Test of English as a Foreign Language atau TOEFL mungkin tes bahasa Inggris paling terkenal di Indonesia. Beberapa lembaga bahasa Inggris di Indonesia juga banyak menyelenggarakan tes ini untuk umum. Sayangnya hasil TOEFL hanya berlaku selama dua tahun saja, setelah itu maka harus mengikuti tes ulang.

IELTS
IELTS atau International English Language Testing System merupakan tes bahasa Inggris yang terdiri dari 2 versi yaitu versi akademik dan versi pelatihan umum. Versi akademik biasanya diperuntukan bagi orang-orang yang ingin melanjutkan pendidikan ke tahap lebih tinggi atau para tenaga medis seperti dokter dan perawat yang ingin berkarir di negara lain. Sedangkan versi pelatihan umum ditunjukan untuk para karyawan yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.


TOEIC
Berbeda dengan TOEFL dan IELTS. Test of English for International Communication atau TOEIC lebih menitiberatkan  ke bahasa Inggris untuk komunikasi sehari-hari untuk orang-orang yang akan bekerja ke luar negeri. Poin TOEIC bervariasi dari 10 sampai 990.

CEFR
Common European Framework of Reference for Languages atau CEFR merupakan sebuah tes bahasa Inggris internasional bertujuan untuk memberikan penilaian atau standa bahasa Inggris mereka yang ingin memiliki skill bahasa Inggris untuk meningkatkan karir atau ingin meneruskan pendidikan ke luar negeri. CEFR memiliki skala A1, A2, B2, B2, C1, dan C2. Tes bahasa Inggris ini bisa ditemukan di platform pembelajaran bahasa Inggris Neo Study. Selain disertai sistem tes CEFR, Neo Study juga memiliki fitur lain agar belajar bahasa Inggris lebih mudah dan efektif. Fitur tersebut adalah pembelajaran adaptif, pengenal suara canggih, dan Neo Live dimana para pelajar dilatih langsung oleh native speaker.


Tes CEFR tersedia gratis di Neo Study. Untuk mencobanya Anda hanya perlu mendaftarkan diri dengan mengklik tautan ini.

20 komentar:

  1. Wewww.. Baru tau saya, selama ini taunya TOEFL doang hahaha
    Ternyata yang lain juga ada yaa

    BalasHapus
  2. Saya baru tahu TOEFL dan IELTS tapi baru tahu istilahnya saja. Baru di sini tahu bedanya kedua jenis test itu.

    BalasHapus
  3. Waah aku baru dengar CEFR mba Ade udh oernah nyoba kah? Ntw IELTS menag lebuh sulit ya XD

    BalasHapus
  4. tahunya TOEFL karena suami musti tes ini saat dapat beasiswa ke luar negeri..yang lain enggak paham kwkw
    Tapi keren ada NEO Study ini..pasti membantu buat yang membutuhkan

    BalasHapus
  5. Hanya bebberapa negara yang mewajibkan IELTS ya...sebagian msh banyak hanya TOEFL

    BalasHapus
  6. Iya, dulu aku suka salah. Hahahaha

    Tapi sekarang kebanyakan orang2 milih untuk belajar IELTS sekalian ya. Walaupun tesnya lebih berat

    BalasHapus
  7. baru tau aku mba dan aku baru tes toefl doang yang lainnya belum pernah xixixi itupun skornya pas :p

    BalasHapus
  8. Wah, keren ya sekarang udah ada Neo Study. Aku pun cuma TOEFL aja nih, Mbak.

    BalasHapus
  9. Asyik sekarang belajar bahasa inggris jadi lebih mudah. Bisa lewat hape dan dilakukan dimana dan kapan saja.

    BalasHapus
  10. bahasa inggris saat tes hanya tahu Toefl doang, padahal tergantung kebutuhan kita dan digunakan untuk apa

    BalasHapus
  11. Ak so far baru tau sm TOEFL sm IELTS. Yg lain pernah dengar tp ga gau detailnya. Hihi. Alhamdulillah nemu artikel ini jd agak tau deh..

    BalasHapus
  12. Aku mundur ketika tes ielts, ampunn dehh susahnya wkwkwkwk

    tapi jujur baru tau CEFR, mau googling ahh.. makasih infonya mba..

    BalasHapus
  13. CEFR ini belum pernah ikut tes nya, yang lain udah sering ikut tergantung masa kadaluarsa dan persiapannya bikin stress hihihi

    BalasHapus
  14. Aku lemah bun di bahasa Inggris hiks. Sedih. Rencananya nanti aku pengen les bahasa inggris aja untuk membantu aku belajar bahasa inggris hihihi

    BalasHapus
  15. Pernah denger keempatnya tapi yg pernah kuikuti cuma TOEFL hehe.
    Pengen nyiapin anak2 ikutan ujian2 itu, soalnya era anak2 kelak kyknya bahasa inggris udah jd bahasa wajib gtu kali ya

    BalasHapus
  16. Aku pernah ngajar TOEFL sama IELTS. Lumayan susah sih IELTS hehehe. Tapi baru pertama kali denger soal CEFR. >.<

    BalasHapus
  17. Duuuhhh TOEFL aku udah gak berlaku lagi nih. Harus tes ulang. Huhuhu.... kemarin juga dapet score lumayannya butuh usaha banget. Apalagi skrg ketika otak sudah sedikit membeku.

    BalasHapus
  18. Aku pernah tes TOEFL, hasilnya masih kurang dari nilai standartnya sih. Mahal dan haru ulnagin 2 tahunnya itu

    BalasHapus
  19. Halo,

    Sejauh yang saya tau, CEFR bukan lah alat tes bahasa Inggris tapi merupakan standarisasi kefasihan berbahasa beberapa bahasa di Eropa termasuk bahasa Inggris. Beberapa negara di ASEAN sudah menerapkan standarisasi CEFR di sekolah-sekolah, cuman Indonesia belum.
    https://www.coe.int/en/web/common-european-framework-reference-languages/level-descriptions

    Setau saya juga, neo tidak menyediakan tes CEFR, cuman English assessment saja yang align to CEFR standard. Nantinya skor assessment kita akan disesuaikan dengan standar CEFR, lalu konten pembelajaran neo akan disesuaikan berdasarkan hasil assessment itu dan menggaransi peserta untuk naik 1 level CEFR dalam 5 bulan dengan neostudy.

    Thanks.


    BalasHapus