Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga

Sehat itu murah, yang mahal itu obat saat sakit. Temen-temen tau nggak kalau ternyata pusat dari kesehatan itu dari hati sama pikiran. Ternyata sakit mental ini lebih berbahaya dari pada secara fisik, karena kalau secara fisik mungkin masih bisa langsung terdeteksi saat pemeriksaan dokter, tapi secara mental ini nggak bisa secara langsung dan bahkan bisa terjadi tanpa adanya gejala awal.


Aku sendiri pernah merasa depresi setelah melahirkan Alhamdulillah meski butuh waktu yang cukup lama akhirnya aku bisa sembuh, dan ini aku sendiri juga nggak sadar bisa mengalami ini. Banyak yang juga masih awam mengenai depresi ini, karena kebanyakan bahkan mengira mengada-ada atau menganggap orang aneh.

Kebetulan aku bergabung di grup penderita skizofrenia, ternyata banyak sekali yang menderita hal ini dan masih belum tau apa yang dilakukan, tidak sedikit teman-teman saya ini di cap sebagai orang gila di lingkungannya. Postingan kali ini aku share untuk semua teman-teman yang merasa depresi, aku akan membagikan beberapa tips agar pikiran kita bisa kembali ke jalan yang benar terutama sebagai ibu rumah tangga yang sangat rentan dengan depresi.

Tips Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga

Terima dan lepaskan
Terima semua apa yang terjadi, maafkan apapun yang membuat dirimu menjadi terluka. Kebanyakan dari kita mengalami ini karena hal-hal yang menyakitkan. Banyak masalah bertubi-tubi, its okay... aku yakin kamu bisa melaluinya. Selesaikan semua masalah yang ada, jangan lari, selesaikan secara perlahan jika memang benar-benar sudah tidak mampu, lepaskan dan maafkan.

Istirahatlah
Aku tau menjadi ibu rumah tangga itu sangat sibuk, bahkan sangat susah untuk memiliki waktu untuk diri sendiri terutama di awal-awal memiliki bayi apalagi kalau sudah memiliki anak lebih dari 1 kan ya. Kita hampir tidak memiliki waktu, tapi sisakan waktu luang sendiri, iya bagaimana pun caranya atur waktu untuk menenangkan diri bahkan mungkin hanya untuk sekedar tidur nyenyak. Jika di turuti pekerjaan rumah itu memang tidak ada habisnya, jadi istirahatlah saat kamu merasa lelah.

Cari Teman
Pilih teman untuk sekedar berbagi curahan hati, bisa suami, saudara atau teman yang kita percaya. Jika ada masalah berat jangan disimpan sendiri, sharing is caring. Banyak dari kita yang menyimpan masalah terlalu dalam, ini yang membuat berbagai beban yang membuat kita akhirnya tidak fokus. Akhirnya pikiran dan tidakan kita bisa menjadi berbeda.

Tenangkan Diri
Butuh piknik, yak ini kayaknya ngehits banget ya 2 kata tadi. Iya kita bisa tenangkan diri kita dengan melakukan apa yang kita sukai, nggak harus piknik sungguhan sih aslinya. Berjalan-jalan melihat keadaan sekitar, atau bahkan kita nyuci baju sambil mendengarkan musik, jadi kan nggak terasa berat karenakita melakukan dengan jiwa yang tenang.

Perbanyak Bersyukur
Lihat ada banyak sekali orang-orang yang memiliki beban, tapi bahkan untuk mengeluh pun mereka tidak sempat. Mereka terus melakukan apa yang menjadi tujuan mereka dengan semangat. Allah pun nggak mungkin memberi cobaan melebihi kemampuan hambaNya, dan yakinkan diri bahwa kita bisa melaluinya.

Semoga kita semua diberi nikmat sehat dan usia yang berkah agar menjadi manusia yang lebih berguna, ingat menjadi ibu sebuah posisi yang sangat utama di dalam keluarga. Jangan merasa rendah diri jika kita menjadi ibu rumah tangga, jangan pedulikan mereka yang selalu menekanmu. Bahagiakanlah dirimu, karena kamu pantas memiliki kebahagiaan, dan ibu bahagia bisa menciptakan surga untuk semua penghuni di dalam rumahnya. So keep smile mom :)

Komentar

back to top