Pandemi Belum Usai, Tetap Patuhi 3M Ya Kawan

Kadang bingung juga ya kalau bahas tentang tahun 2020 ini, sepertinya menjadi tahun yang sangat berbeda dari tahun yang kita lalui sebelumnya. Bukan hanya masalah kesehatan, tapi berdampak jatuh dalam perekonomian, perombakan sosial budaya serta gaya hidup juga. Lebih dari 6 bulan kita bergelut melawan wabah yang tak terlihat ini.

Sumber: Wikipedia dan JHU CSSE COVID-19 Data.

Jujur aku ada rasa bahagia sekaligus was-was saat semua kembali seperti awal, karena ternyata semakin kesini banyak sekali yang menganggap pandemi virus corona ini telah usai, padahal masih belum. Ternyata yang aku khawatirkan kembali, 2 minggu yang lalu kabar meledaknya jumlah pasien covid di beberapa kota. Belum lagi ditambah semakin banyaknya konspirasi yang beredar membuat banyak masyarakat yang makin menurun terhadap himbauan 3M. 

Sungguh jika diperbolehkan membuat istilah tahun 2020 ini memang menjadi tahun perpisahan. Hampir setiap hari aku mendapati kerabat teman, bahkan saudara juga berpulang. Benar salah satu penyebabnya adalah virus covid yang memperparah penyakit yang ada di tubuhnya. Jika dibilang semua sudah tertulis disana olehNya, usia adalah ketentuanNya, tapi kita juga harus ingat jika ada ikhtiar sebelum tawakkal. Salah satu yang menjadi ikhtiar wajib untuk kita bahkan menjadi himbauan yang bisa kita lakukan. 

3M yakni kepanjangan dari  :

- Memakai Masker 

- Menjaga jarak dan menghindari kerumunan

- Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir

Nah 3M ini wajib kita lakukan, untuk melindungi diri kita dan juga melindungi semua orang yang berada di dekat kita. jadi kita sebenarnya saling melindungi, jadi jangan salah paham jika diingatkan tentang 3M karena berarti orang tersebut masih sayang dengan kita. 

Beberapa waktu kita mendapat kabar baik tentang ujung usaha penyelesaian pandemi ini. Vaksin Corona Sinovac tengah dilangsukan uji klinis di Indonesia. Nah, kini sudah mulai memasuki fase ke tiga. Sebelum kita memilih untuk memutuskan menggunakannya, tentu kita harus mengikuti kabar kenalanjutannya kan ya, pasalnya ada beberapa vaksin yang di lakukan di negara lain yang tidak cocok. Maka dari itu kita diharap bersabar dulu sementara, semoga segera selesai dan jangan lupa kita harus tetap patuhi 3M juga ya semisalnya memang sudah diluncurkan, sampai pandemi ini benar-benar selesai.

Prof. Dr. Hindra Irawan Satari selaku Ketua Komnas Komite Nasional Pengkajian Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), menyatakan  jika 1600-an relawan yang telah divaksin, Alhamdulillah tidak ada yang mengalami efek samping yang sifatnya serius. Namun masih ada banyak hal yang perlu terus dikaji tentang Vaksin Corona ini. 

Mungkin beberapa teman ada yang menganggap aku sepertinya parno banget ya dengan corona ini. Dibilang parno sih sebenarnya enggak, hanya saja aku sudah beberapa kali merasakan kehilangan orang yang aku sayang, dan itu rasanya menyakitkan. Maka dari itu aku tak berharap orang lain merasakan itu terlebih hampir setiap hari kabar ini selalu ada di grup.

Beberapa waktu yang aku sempat mengalami anosmia, dan ini sungguh mengganggu. Saat itu mungkin karena banyak kabar menyedihkan juga aku jadi sempat tumbang. Alhamdulillah banget ada halodoc jadi aku bisa konsultasi sebelum banyak menduga-duga. Aku yakin banyak juga pasti diantara teman-teman yang sering melihat gejala covid langsung jadi was-was, jadi saranku sebelum menjadi takutnya lebih baik kita konsultasi dulu. Selain untuk covid ini, Halodoc juga bisa membantu kita untuk konsultasi kesehatan lainnya kok. Aku merasa banyak terbantu semenjak ibu sakit dulu hingga sekarang, bahkan sekarang setelah konsultasi dan dapat resep bisa langsung diantar, Alhamdulillah banget pokoknya, serasa punya dokter keluarga khusus. 

Jangan bosan untuk tetap patuhi 3M. Jangan ragu juga untuk konsultasi tentang kesehatan terlebih jika dirasa ada sesuatu yang mengganjal. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita semua di berkahi kesehatan selalu ya teman-teman.

Komentar

  1. Tetep semangat jng ksih kendorr

    BalasHapus
  2. Halodoc memang sangat bisa diandalkan yaaaa

    Utamanya pas pandemi gini. Konsul dokter, beli obat dll, pake HaloDoc ajaaaa

    BalasHapus
  3. Rasanya pengen cepet normal seperti kehidupan kita sebelumnya. Btw, hingga sampai saat ini aku udah 3x rapid dan 1x serologi. Bosan sih, tapi gimana lagi perlu juga. Tetap semangatlah pokoknya.

    BalasHapus
  4. Memang dibutuhkan kesadaran dari diri sendiri untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan gerakan 3M. Ayo Semangat mengkampanyekan gerakan 3M ini.

    BalasHapus
  5. Sekarang ini penerapan 3M sudah mulai longgar beda banget dengan saat pertama kali diterapkan. Jadi miris banget padahal virus corona masih merajalela

    BalasHapus
  6. Makin kesini orang-orang udah makin masa bodo ya ama 3M. Padahal pandemi belum usai.. Gemes kalo ngeliat orang yang kumpul-kumpul gak pake masker gitu.

    Semoga kita semua tetap sehat yaa..

    BalasHapus
  7. Bener banget mba Uny.. taun ini bener-bener istimewa.. rasa was was takut, berserah , mencoba sabar , ikhlas menjalani ketetapan Allah ini cempur aduk jadi 1.

    Oiya aku juga langganan halodoc lho, bahkan sering Konsul lewat chat dokter. Alhamdulillah hemat biaya dokter .. kmrin Konsul sama dokter kulit cuma 18 ribu coba... Kalau datang langsung ke klinik pasti diatas 100.000 belum ongkos transportasi, belum mampir jajan nya hrhhr.. halodoc bener bener membantu

    BalasHapus

Posting Komentar