Social Icons

Pages

Senin, 30 Juli 2018

Waspada Investasi Bodong Agar Tidak Menyesal Nanti

Investasi bodong di Surabaya adalah kasus yang cukup menyita perhatian banyak pihak, apalagi jelas korbannya ada di sekitar kita. Sedih sangat memang jika sampai ada banyak korban yang berada di lingkungan kita sendiri.

Oia sebelum jauh, apa teman-teman tau nggak apa itu investasi?
Investasi adalah cara lain dari menabung uang yang kita miliki.
sama-sama menanbung memang, tapi ada bedanya lho..
Perbedaan menabung dan investasi :
Menabung => Uang yang kita miliki tidak bisa berkembang
Investasi = > Uang yang kita miliki bisa ikut berkembang sejalan dengan inflasi.

Perlajuan inflasi ini tiap tahun nambah lho, inget aja dulu pas jaman SD bakso harganya 500 semangkok, tapi sekarang paling banyak 10-15ribu, apalagi kalau dibanding sama jaman kecilnya mbah kita, pasti jauh sekali. Nah, disini kalau kita nggak belajar mengenai investasi ya uang kita secara nggak langsung mengalami penurunan nilai. Disitulah letak istimewanya investasi karena bisa mengikuti pergerakan inflasi karena dengan begitu uang yang kita miliki tidak tergerus nilainya.

Kebetulan kemarin ada acara bareng blogger ini belajar mengenai investasi langsung bareng sama Pak Legowo, presdir Manulife Indonesia. Ngomong-ngomong belajar begini jadi keinget jaman sekolah dulu ya, hehehhe..


Investasi tanah atau rumah? Jelas menguntungkan tapi kembali lagi, kita modal untuk membeli tanah tidak cukup 10-20juta, di Surabaya sendiri tanah kavling paling murah aja sekitar 100juta untuk tahun 2018 ini. Harus dipastikan juga kelengkapan surat dan riwayat tanah agar tidak tergiur dengan harga murah, tapi di lain sisi penjualan tanah ini juga memakan waktu cukup lama karena kita juga susah-susah gampang kalau menjual properti, karena memang tidak setiap saat orang-orang butuh beli tanah atau rumah. Ternyata emas juga bukan termasuk dalam investasi karena nilainya masih belum bisa mengikuti nilai inflasi.

Berbeda dengan properti, investasi saham yang tergabung dalam pasar uang, barang yang di perjual belikan ini banyak yang di jual di masyarakat dan relatif lebih mudah dalam jual kembalinya. Sedangkan reksa dana adalah saham yang bisa di sebar untuk investasi ke beberapa unit. Unit adalah satuan dalam reksadana, ibarat

Nah dari sinilah saya mulai paham tentang apa itu reksa dana. Jadi reksadana itu investasi yang mirip dengan saham, tapi uang yang kita miliki bisa di sebar ke beberapa unit, sehingga secara langsung bisa mempengaruhi keseimbangan untung rugi yang akan kita miliki nanti. Kita tidak butuh modal banyak untuk berivestasi karena banyak juga yang harga per unit tidak sampai 10ribu, wahhh menarik sekali yaaa...

Jadi apa yang kita lakukan agar bisa berinvestasi?
- Pastikan tempat kita menyimpan uang bukanlah tempat investasi bodong.
- Banyak -banyak cari informasi mengenai investasi bodong menurut ojk
- Sebagai pemula pilih yang beresiko rendah, memang ini nilai returnnya lebih rendah, tapi ingat resiko yang dimilikinya tidak terlalu berat. Lain jika kita memilih yang return tinggi, maka resiko yang kita ambil juga pasti lebih besar, jadi dika ada penawaran dengan resiko rendah tapi return tinggi? Bisa dipastikan itu temasuk dalam investasi bodong.

Salah satu contoh reksa dana yang bisa jadi pilihan untuk kita menyimpan uang yakni di klikMami, milik dari Perusahaan Manulife. Untuk pendaftarannya sendiri juga cukup mudah tinggal kirim data-data yang diminta agar nanti di telepon verifikasi dari CS Mami. Semua datanya dikirim via online saja, jadi kita tetap bisa memantau semuanya dari rumah tanpa perlu repot ke bank kustodian lagi, simple kan ya dan yang pasti sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Investasi atau tidak adalah pilihan teman-teman, tidak ada yang benar atau salah. Yang pasti dan harus tetap berjalan adalah kita tetap bijak dalam mengelola keuangan. Tapi jika dirasa cocok boleh juga mencoba di berinvestasi, tapi sekali lagi ingat jangan sampai salah tempat yaa.. jangan sampai terkena investasi bodong.

19 komentar:

  1. Banyak banget ya sekarang, investasi yang bodong.
    Herannya, sering di tayangin di TV tapi teteeeepp aja orang-orang kejebak lagi..kejebak lagii..

    Salut deh sama MAMI mau kasih edukasi bermanfaat bagi masyarakat.

    BalasHapus
  2. Karena tergiur dengan hasil yang tinggi, banyak orang yang akhirnya tertipu dengan investasi bodong

    BalasHapus
  3. Yang less risk, memang less return :lOl:

    BalasHapus
  4. Harus benar-benar diteliti dan dibaca aturan investasi, ya. Jangan karena tergiur gak taunya malah buntung

    BalasHapus
  5. Duh mudah-mudahan kita selalu dilindungi dari bodong-bodongan kek gitu ya hehe

    BalasHapus
  6. Memang harus benar benar teliti ya saat mau melakukan investasi, kenali dulu siapa yang ajak investasi. Paling enggak sblm berinvestasi kita juga harus paham dulu ttg investasi yang baik dan benar. Iya gak sih?

    BalasHapus
  7. Saya udah pernah jadi korban investasi bodong nyeesek dah

    BalasHapus
  8. Kayaknya mending investasi properti ya mba. Sambil dipake, pas dijual tau tau harganya tinggi

    BalasHapus
  9. Manulife empang suka bersosialisasi kasih info.. Mbaknya juga makasih ya

    BalasHapus
  10. Wah eventnya sangat mengedukasi yah

    BalasHapus
  11. Karena semua balik lagi ke keyakinan masing2. Jaman now banyak sekali investasi bodong yang kadang kita udah waspadapun, kemungkinan tertipu tetep ada. ��

    BalasHapus
  12. Nah bener banget ini!! Harus hati2 emang ama yg bodong2^^

    BalasHapus
  13. Serem banget ya beb, investasi itu emang gabisa sembarangnan, harus bener2 di cari tau dulu si perusahaanya ya beb

    BalasHapus
  14. bener sih tanah di surabaya muahal banget wkwk. aku sih mending inves di rumah dulu hehe

    BalasHapus
  15. Sepuluu ribu doang bisa investasi? Waaah asik banget baru tau aku ga buruh modal banyak!

    BalasHapus
  16. Hikkss aku punya pengalaman buruk nih soal investasi bodong 😭

    BalasHapus
  17. ihh ... ngeri ya, ada investasi bodong segala. mesti hati2 ya milihnya

    BalasHapus
  18. Hihihi, aku pas waktu dikasih tahu kalau Jatim peringkat pertama yang masyarakatnya banyak ketipu investasi bodong, jadi pengen ngakak yo melongo. Kok bisa ya...

    BalasHapus
  19. Saya dan suami juga udah ada rencana buat investasi. Tertariknya sih investasi property. Tapi ya itu butuh modal gede ya

    BalasHapus